Visit gettyimages.com for images like these
<< January 2012 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31

Image Hosted by ImageShack.us

The pages are still blank, but there is a miraculous feeling of the words being there, written in invisible ink and clamoring to become visible. ~Vladimir Nabakov


   

If you want to be updated on this weblog Enter your email here:
Thanks for stopping by!
rss feed


Design: wordweave
Image: Getty Images


Forever Fields

fien's page

Aug 11, 2008
Trigliserida, Si Lemak Yang Bisa Jadi Jahat

Sebenarnya, apa sih trigliserida itu?

Berdasarkan berbagai artikel yang aku baca, trigliserida itu adalah salah satu bentuk lemak dalam sel darah kita, selain kolesterol. Bahkan, sebagian besar lemak dalam tubuh disimpan dalam bentuk trigliserida.

Seperti yang udah diketahui, lemak berfungsi sebagai sumber energi yang paling banyak. Karena itu, kalau sampai kekurangan, tubuh jelas akan terasa lemas tak bertenaga. Tapi, kalau sampai kelebihan… Bahaya!! Karena, tumpukan lemak itu bisa menimbulkan berbagai penyakit.

Menurut artikel yang aku ambil dari http://hpstroke.wordpress.com, ada penelitian yang dilakukan Sheba Medical Center di Tel Hashomer, Israel, yang menginsikasikan kadar trigliserida berkaitan dengan peningkatan risiko penyakit stroke. Kadar triliserida juga bisa digunakan untuk mengindentifikasi risiko seseorang mengidap stroke iskemik — stroke yang terjadi karena penyumbatan pembuluh darah otak, sehingga aliran darah ke otak terganggu.

Penelitian yang dipublikasikan dalam Circulation : Journal of the American Heart Association edisi 11 Desember itu dilakukan terhadap lebih dari 11 ribu pasien –mayoritas laki-laki-- pengidap penyakit jantung koroner yang belum mengalami transient ischemic attack (TIA). Bahasa awamnya, TIA adalah stroke ringan.

Setelah penelitian sekitar enam hingga tujuh tahun, 487 responden diketahui mengalami TIA. Responden yang mengalami stroke ini memiliki kadar trigliserida yang tinggi dan kolesterol HDL (baik) yang rendah. (Gw banget nih…)

Setelah memperhitungkan faktor risiko stroke lainnya, responden yang memiliki kadar 200 mg trigliserida per desiliter darah (dL) tercatat mempunyai kecenderungan 30 persen lebih besar mengalami stroke iskemik maupun TIA dibanding responden dengan kadar lemak darah yang rendah.

Salah satu pimpinan riset, Dr. David Tanne, berujar kadar trigliserida dapat ditekan dengan mengubah gaya hidup seseorang. Berolahraga, menurunkan berat badan serta diet rendah lemak menjadi jalan lunturnya trigliserida.

Untuk hidup sehat, Asosiasi Jantung Amerika merekomendasikan agar seseorang sebaiknya tetap menjaga batas kadar trigliserida di bawah 150mg/dL. Kadar 150 hingga 199 mg/dL dipertimbangkan sebagai batas yang cukup tinggi, 200 hingga 499 mg/dL termasuk level tinggi dan di atas 500 mg/dL dikategorikan sangat tinggi.

Sekitar 80 persen kasus stroke terjadi akibat tersumbatnya pembuluh darah ke otak, sedangkan 20 persen lainnya disebabkan rusaknya pembuluh darah di otak.

Artikel lain menyebutkan, pembentukan trigliserida dalam hati akan meningkat apabila makanan sehari-hari mengandung karbohidrat yang berlebihan.

Mmm… ayo Fien, ubah pola hidup. Nggak lucu banget kan, kalau umur 30 something udah stroke.


Posted at 11:24 am by fien
Make a comment  

Lingkar Pinggangku Yang kelewat Lebar

Hari ini aku mengukur lingkar pinggangku. Kebiasaan yang kulakukan setiap hari senin sejak dua bulan lalu, sejak aku tahu risiko terkena berbagai penyakit degeneratif cukup tinggi jika memiliki lingkar pinggang di atas 80 cm. Dan hasilnya: lingkar pinggangku hanya turun 1 cm minggu ini. Hiks...

Sepanjang minggu kemarin aku memang nggak punya waktu untuk olahraga. Juga minggu sebelumnya. Padahal, cara paling efektif untuk mengusir tumpukan lemak di perut adalah dengan berolahraga.

Jadi, minggu ini aku harus memprirotaskan waktu untuk olahraga.

FYI, aku memang tengah berupaya untuk menjadi lebih langsing. Bukan karena ingin memenuhi kriteria cantik jaman sekarang. Bukan, karena sebenarnya aku merasa baik-baik saja dengan tubuhku. (Kecuali satu hal, yang aku benci sejak dulu hehehe...). Aku berupaya untuk menjadi langsing, karena aku nggak kepengen sakit.

Seperti yang aku bilang tadi, lingkar pinggangku di atas 80 cm. Padahal, bagi perempuan Asia, lingkar pinggang di atas 80 cm berarti alarm tanda bahaya telah berdering.

Hasil tes lab juga menunjukkan aku tidak dalam kondisi kesehatan yang prima. Hasil pemeriksaan Juni yang lalu, asam urat 6.6 mg/dl. Padahal, nilai rujukan untuk perempuan adalah 2,5-6,2 mg/dl. Lantas, kolesterol HDL (kolesterol baik) 25 mg/dl. Ini berarti kurang dari yang seharusnya 40-46 mg/dl. Yang paling mengerikan, trigliserida 385 mg/dl. Sedangkan seharusnya dibawah 150 mg/dl.

Jadi, kebayang kan bagaimana seriusnya situasiku.


Posted at 09:09 am by fien
Make a comment  

Wish you were mine...

If you're not the one

If you're not the one then why does my soul feel glad today? If you're not the one then why does my hand fit yours this way? If you are not mine then why does your heart return my call? If you are not mine would I have the strength to stand at all?

I never know what the future brings. But I know you are here with me now. We'll make it through. And I hope you are the one I share my life with

I don't wanna run away but I can't take it, I don't understand. If I'm not made for you then why does my heart tell me that I am? Is there any way that I can stay in your arms?

If I don't need you then why am I crying on my bed? If I don't need you then why does your name resound in my head? If you're not for me then why does this distance maim my life? If you're not for me then why do I dream of you as my wife?

I don't know why you're so far away. But I know that this much is true. We'll make it through. And I hope you are the one I share my life with. And I wish that you could be the one I die with. And I'm praying you're the one I build my home with. I hope I love you all my life

I don't wanna run away but I can't take it, I don't understand. If I'm not made for you then why does my heart tell me that I am. Is there any way that I can stay in your arms?

'Cause I miss you, body and soul so strong that it takes my breath away. And I breathe you into my heart and pray for the strength to stand today. 'Cause I love you, whether it's wrong or right. And know I can't be with you tonight. You know my heart is by your side

I don't wanna run away but I can't take it, I don't understand. If I'm not made for you then why does my heart tell me that I am. Is there any way that I can stay in your arms?

***

Sejak membuka mata tadi pagi, aku merindukan dia, pria yang selama hampir dua terakhir mengisi ruang hatiku. Sebenarnya dia ada di dekatku. Sialnya, dia tak terjangkau...


Posted at 12:37 am by fien
Make a comment  

Aug 10, 2008
Kredit Mikro

Baru selesai menulis artikel untuk rubrik CEO, salah satu rubrik di koranku yang aku benci. Bukan karena isi rubrik itu, tapi karena aku belum pernah mendapatkan waktu yang cukup untukk mengerjakan rubrik itu. Aku selalu diberi penugasan mendadak, sehingga ketika berhadapan dengan si narasumber aku kelabakan mencari pertanyaan. Nah, kalau sudah begitu, bagaimana aku berharap tulisanku akan berbobot? Wong tahu masalahnya saja enggak. Karena itulah aku membenci rubrik ini.

Tapi, akhirnya malam ini aku berhasil merangkai 4.535 karakter tulisan tentang Erwin Aksa.

Pffh... capek.

Dan tanganku membuka-buka notes untuk mencari bahan tulisan lain. Tulisan yang harus aku setor besok pagi. Tapi, tanganku justru membuka halaman berisi tulisan cakar ayamku saat mengikuti wawancara dengan Muhammad Yunus, pemenang nobel perdamaian itu. Dan aku jadi ingat niatanku untuk menulis di blog ini.

Beberapa hari yang lalu, sehari setelah BI menaikkan suku bunga acuan BI Rate dari 8,75% menjadi 9%, aku menulis berita mengenai keberatan dunia usaha terhadap kebijakan otoritas moneter itu. Diwakili oleh Kadin, pengusaha merasa kebijakan pengetatan suku bunga itu telah menambah beban berat di pundak mereka. Padahal, pengusaha tengah megap-megap karena lonjakan biaya produksi akibat harga minyak dan komoditas yang meroket plus melemahnya daya beli masyarakat. Dus, kenaikan suku bunga menjadi hal terakhir yang diharapkan pengusaha.

Dan oleh redakturku, beritaku diberi judul "Kenaikan BI Rate Tambah Beban Pengusaha".

Saat membaca koran koran sore harinya, aku langsung teringat ucapan Pak Muhammad Yunus. Waktu itu, sekelompok kecil wartawan Indonesia mendapatkan kesempatan untuk berbicang dengan sosok yang sangat-sangat humble itu. Topiknya seputar bidang yang menghantarnya memenangkan hadiah nobel, mikro kredit.

Waktu itu, salah satu topik yang seru dibahas adalah mengenai suku bunga. Banyak pejabat Indonesia, tak kurang dari mantan Menko Perekonomian Boediono yang sekarang menjadi pucuk pimpinan BI, mengatakan suku bunga kredit mikro bukan isu utama. Yang terpenting bagi kelompok tersebut adalah akses kepada pembiayaan. Buktinya, mereka tidak keberatan untuk membayar bunga setinggi langit yang dipatok lintah darat, karena akses pendanaan yang disediakan lintah darat itu.

Pak Muhammad Yunus langsung menampik gagasan itu. "It's still an issue," tegasnya. Lantas, pria yang selalu berpakaian sederhana itu bertanya pada wartawan yang mengelilinginya. "Apa yang akan anda lakukan jika suku bunga naik 1 persen? Apakah akan menulis beritanya untuk halaman pertama atau halaman dalam? Apakah berita besar, atau hanya satu kolom kecil. Anda pasti akan menulis berita besar, karena perubahan 1 persen akan menyebabkan banyak sekali perubahan. Ada banyak penyesuaian yang harus dilakukan," ujarnya.

Ia menambahkan, perubahan suku bunga itu pasti akan berdampak pada dunia usaha, karena berarti biaya dana akan semakin besar. "Untuk orang kaya saja, ada perhatian. Seharusnya, apalagi untuk orang miskin," lanjutnya.

Karena itu, ia tidak menyetujui komersialisasi kredit mikro. Ia dapat menerima jika bunga kredit mikro sesuai dengan bunga pasar. "Cost of fund ditambah 10 persen, itu zona hijau," tandasnya. Sedangkan, komersialisasi kredit mikro, atau lembaga yang mengaku sebagai pemberi kredit mikro namun mematok bunga kelewat tinggi bagi Pak Muhammad Yunus tak ubahnya lintah darat.

Aku bisa memahami jika bank mengenakan bunga yang lebih tinggi untuk kredit berukuran mini, ketimbang kredit untuk pada konglomerat. Sebab, operational cost untuk kredit berukuran mungil itu jelas lebih tinggi dibandingkan kredit seukuran ikan paus. Karena itu, solusinya adalah kredit mikro tidak diberikan oleh bank. Tapi oleh lembaga-lembaga pembiayaan mikro.

Sayangnya, saat ini belum ada dasar hukum yang kuat bagi berdirinya lembaga pembiayaan mikro di Indonesia. Rancangan UU Lembaga Pembiayaan Mikro sudah 10 tahun ini diajukan ke DPR yang mulia, tanpa ada sedikitpun niatan dari wakil rakyat itu untuk membahasnya. Sibuk menyelamatkan muka dan menghadapi pemilu sih.


Posted at 10:47 pm by fien
Make a comment  

Aug 3, 2008
Buka Warung...

Capek banget. Padahal warung belum rapi.. Cangkir belum semua dicuci, piring belum di lap dan dimasukin rak... Dan ternyata ada yang terlewat dari daftar belanjaku tadi pagi. Alhasil, aku harus ke Pasar Kramatjati ato Pasar Minggu untuk belanja buah.. Dan saat ini udah 8.41 pm.

Hiks... Capek banget...

Ternyata, membuka warung itu benar-benar melelahkan. Banyak banget yang harus dipersiapkan. Banyak banget yang harus dilakukan. Mulai menyusun menu yang bisa diterima pelanggan, lantas mencari bahan baku yang murah supaya margin agak gemuk, management stock, hingga cara penyajian yang menarik ke pelanggan.

Tapi...

Tetap semangat!!!

Paling tidak, aku dan dua sodaraku beserta suami mereka sudah mencoba menyiapkan masa depan yang lebih baik (Suit.. Suiiiit..). Karena, nggak mungkin terus menerus bekerja untuk orang lain bukan? Jadi, akhirnya kami memutuskan berinvestasi di warung ini, sekaligus membuka lapangan kerja untuk dua orang karyawan (iiih... sok mulia gitu).

Jadi, begitulah. Kami membuka warung bernama "Menu Kampoeng" di area food court Kick Spot Kuningan Barat, dengan menu andalan rawon Surabaya resep leluhur, mantau cipera (kari ayam khas tanah Karo) dan pecel ndeso+nasi merah. "Menu Kampoeng" bakal resmi mulai beroperasi Senin (4/8).

Semoga tangan Tuhan selalu menaungi usaha ini. Amin.


Posted at 09:55 pm by fien
Comment (1)  

Aug 2, 2008
Murid Baruku

Kemarin, Jumat (1/8), aku mulai mengajar ekskur jurnalistik di SMP Penabur 4. (Mmm... mungkin istilah mengajar kurang tepat...).

FYI, ini sekolah kedua yang memintaku untuk menjadi pendamping ekskur. Dan buatku, ini kesempatan yang bagus. Kesempatanku belajar hal baru: mengajar.

Saat perkenalan dengan murid, aku bertanya berapa banyak dari mereka yang memiliki blog, berapa banyak yang rajin menulis buku harian, dll. Maklum, aku pengen tahu sampai di mana minat mereka untuk menulis. Beberapa anak pun dengan semangat mengacungkan jari tanda mereka memiliki blog. Bahkan, ada anak yang mengaku alasan ikut ekskur ini lantaran ingin menambah kepiawaian untuk menulis. Dus, pembaca blognya bakal balik dan balik lagi menyambangi blognya itu.

Aku pun tersenyum, membayangkan asyiknya berinteraksi dengan kelas ini. Dengan minat dan semangat belajar yang mereka miliki, rasanya tidak ada anak yang bakal ngomel saat diminta menulis.

Tapi... Ups, senyumku berubah senyum malu saat salah seorang dari mereka bertanya tentang blog yang aku miliki. "Ada, tapi nggak pernah di update," ujarku dengan muka panas. Dan alasan sibuk yang aku lontarkan makin terdengar konyol di telingaku...

Maaf ya adek-adek, pendamping ekskur kalian ini sempat terserang rasa malas menulis. Tapi, janji, sejak saat ini sudah insyaf kok.


Posted at 01:09 pm by fien
Make a comment  

Apr 9, 2007
korupsi

Malam ini aku membuka-buka file koranku dan baru sadar kalau kasus Widjan telah berhari-hari menghiasi halaman utama koranku itu. Maklum, ini kasus dengan skala besar. Niat hati menangkap sapi, ternyata berkembang ke beras. Bukan hanya itu, berbagai temuan terkait dengan kasus ini juga menarik. Aliran dana ke partai, aliran dana ke sanak saudara, duit yang dibenamkan dalam ember berisi air dan cucian kotor... Tak heran koran-koran --termasuk koranku-- rajin memuat beritanya.

Tapi, bukan hanya kasus Widjan yang meramaikan koran belakangan ini. Ada Rokhmin Dahuri yang dituduh mengumpulkan dana dari berbagai pihak kala menjabat Menteri Kelautan. Ada Syaukani, Bupati Kutai Kertanegara, yang jadi tersangka kasus korupsi Bandara Loa Kulu.

Huh, banyak banget.

Dan aku jadi ingat omongan salah satu sumberku. Menurut analisanya, salah satu penyebab suburnya korupsi di negeri ini adalah kejahatan ini kejahatan anonim. Berbeda dengan korban perampokan yang bisa langsung berteriak-teriak manakala hartanya disikat, atau menangis, atau bahkan bisa mengucurkan darah, Indonesia tidak bisa menunjukkan reaksi serta merta seperti itu. Korupsi tetap jalan, dan tidak langsung melukai Presiden SBY atau Menkeu misalnya.

Menarik juga yang dia katakan...

Tapi, biarpun tidak serta merta, dampak korupsi jelas sangat mengerikan. Ada puluhan napi penderita HIV/AIDS yang tidak mendapatkan perawatan semestinya, dan berpotensi menulari napi lainnya karena mereka ditempatkan berjejalan dalam satu sel. Maklum, anggaran kurang sehingga tidak bisa membangun penjara yang lebih besar lagi. Lalu, ada puluhan balita gizi buruk yang bukan hanya terancam kematian, tapi juga menjadi bodoh. Ada Rizka Amelia (10 tahun) yang harus berjualan koran di seputar Patung Pak Tani untuk membiayai sekolahnya, sementara negara menyediakan dana BOS.

Percayalah, itu baru sedikit contoh. Sangat sedikit, malah.

Mungkin apa yang dikatakan sumberku itu sudah basi. Contoh-contoh dampak tak langsung dari kejahatan bernama korupsi yang aku tulis di sini juga sama basinya.

Jadi??




Posted at 12:43 am by fien
Make a comment  

Apr 7, 2007
Ketika Sofie Mengingatkanku...

"kunjungi sabilasofie.blogspot.com. sudah tersedia fasilitas shoutbox... bisa langsung diisi..."

Itu bunyi sms yang aku terima tadi malam dari Sofyan, temen liputan.

Hari-hari belakangan ini, Sofie --begitu aku sering menyapa Sofyan-- memang lagi semangat-semangatnya membuat blog.

Dan aku jadi ingat dengan blog ini. Dan jadi ingat, aku pernah punya semangat yang sama untuk menulis di sini...

Posted at 09:32 pm by fien
Make a comment  

Sep 10, 2006
kangen

Hampir setahun aku meninggalkan halaman ini...

Dan hari ini aku kangen banget mengisi halaman-halaman ini dengan berbagai huruf dan tanda baca. Bener-bener kangen.

Sebenernya rasa kangen sudah mulai muncul beberapa waktu lalu. Waktu itu mas Ari, masku yang tinggal di solo menemukan blog ini tanpa sengaja. "Aku tadi search tulisan soal wedangan. Eh, ketemu tulisanmu. Pantesan rasanya familier sama kisahnya," ujarnya sambil tergelak. Waktu itu aku langsung berniat menyambangi halaman ini lagi.

Sayangnya, aku bukan orang yang gigih. Jadi niat itu baru terlaksana hari ini. Mmm... smoga besok masih ada kemauam untuk mewujudkan niat mengisi halaman ini. Semoga..


Posted at 11:34 pm by fien
Make a comment  

Nov 20, 2005
Lebaran

Lebaran sudah usai...

Tapi tahu nggak, aku termasuk orang yang ikut menikmati Lebaran. Bukan bagian makan opor atau ikut acara sungkeman. Kalau itu sudah lewat. Dulu, pas eyangku masih hidup, tiap tahun Lebaran jadi acara wajib yang harus aku ikuti.

Lebaran kali ini, sejak hari pertama puasa, tiap hari aku sibuk dengan acara buka puasa. Buka puasa dengan perusahaan A, buka puasa dengan perusahaan B, dengan kementrian anu ato dengan media relations mana... Begitu seringnya aku ikut acara buka puasa, sampai seorang sumberku meledek. "Hoi, lu nggak puasa kok rajin banget buka puasa seh," gitu katanya. Sebenarnya bukan acara makan memakannya yang menarik buatku. Sumpah, aku jarang bisa menikmati makan bareng sumber. Nggak nyantai... Tapi aku masih ingat ajaran sumberku untuk membangun jembatan kecilku. Jadi, biarpun acara buka puasa bersama hampir nggak ada beritanya, aku tetap rajin datang. Setor muka, kenalan, tuker-tukeran kartu nama dan nomor handphone, ngobrol ngalor ngidul dengan sumber..... pendek kata: membangun jembatan kecil.

Nggak cuma buka puasa yang aku ikuti dengan semangat. Aku pun rajin mengirim ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri ke sumber dan teman yang merayakan. Dan ternyata balasan yang aku dapat lucu bin unik lho. Kebanyakan dari mereka tiba-tiba jadi penyair dadakan.

Kambil --seniorku di kantor-- tiba-tiba bisa berpuisi. "Jika HATI sejernih AIR, jangan biarkan ia keruh. Jika HATI seputih AWAN, jangan biarkan dia mendung. Jika HATI seindah BULAN, hiasi ia dengan IMAN. Maaf lahir dan batin..." Hua... lucu juga dapat sms sepuitis itu dari dia. Kok bisa ya dia kirim sms seperti itu? Forward sms siapa ya?

Sms lain dari sumber tak kalah puitis. Beberapa seperti sms Kambil yang rada nggak nyambung, tapi beberapa oke juga. Simak nih, "Menyambung kasih, merajut cinta, beralas ikhlas, beratap doa. Semasa hidup bersimbah khilaf & dosa, berharap dibasuh maaf. Selamat Idul Fitri". Ato "Melati semerbak harum mewangi, sebagai penghias di hari fitri. SMS ini hadir pengganti diri, ulurkan tangan silaturahmi. Selamat Idul Fitri." Keren ya?

Lalu ada sms super panjang dari Pak Sigit: "Sebelas bulan kita kejar dunia, kita umbar napsu angkara. Sebulan penuh kita gelar puasa, kita bakar segala dosa. Sebelas bulan kita sebar dengki dan prasangka. Sebulan penuh kita tebar kasih sayang sesama. Dua belas bulan kita berinteraksi penuh salah dan khilaf. Di hari suci nan fitri ini, kita cuci hati, kita buka pintu maaf. Selamat Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin".

Sms dari mbak Elly, sumber yang lain, juga oke. "Andai jemari tak sempat berjabat. Jika raga tak bisa bersua. Bila ada kata membekas luka. Semoga pintu maaf masih terbuka. Selamat Idul Fitri." Begitu juga sms dari Ibu Laila: "Faith makes all things possible. Hope makes all things work. Love makes all things beautiful. May you have all of the three. Happy Iedul Fitri."

Nggak hanya sms serius yang nyangkut di inboxku. "Maaf... bukannya saya mau mengganggu.. Maaf... bukannya saya mau ikut2an juga... Tapi maaf... saya bener2 mau minta maaf... Maaf lahir batin ya". Weee... Mpok Minah sekaleee... Lalu ada sms dari Mas Agung "walopun operator sibuk n sms pending terus, kami sekeluarga tetap kekeuh mengucapkan selama Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin". Mmm... sms plus ungkapan kekesalan neh..

Yang gila adalah sms dari temen kuliah. "Kupat jejelke cangkem, menawi lepat nyuwun ngapunten". Hahahaha.... dasar mahluk gila.

Sms-sms itu jelas berkesan. Namun, yang paling berkesan adalah sms dari mantan teman-teman di kantor lama. Rasanya putihnya hari fitri bener-bener terasa...

Beberapa sms itu aku forward ke temen. Tapi, tentu saja aku berhati-hati dan tidak melakukan kesalahan yang dilakukan Pak Prakosa. "Bila kata merangkai dusta.. Bila langkah membekas lara... Bila hati penuh prasangka... Dan bila ada langkah yang menoreh luka. Mohon bukakan pintu maaf... Selamat Idul Fitri 1426 H, mohon maaf lahir batin. Keluarga M Arifin." Lho?

Selamat Lebaran ya. Biarpun telat, nggak ada salahnya kan? Maaf lahir dan batin.

 

Posted at 10:57 pm by fien
Make a comment  

Next Page